Life Time Beauty (Bromo)

Memulai Hari

START THE DAY – Jockey riding a tourist named Danu (age 32 years) and the horse was walking out of the stables to begin the day with work. The horse is one means of transport on offer from the local community for tourists visiting the tourist area of ​​Tengger village on the slopes of Mount Bromo, Purbalingga Regency, East Java Province. Photo by: William Adiputra Tavares de Jesus, (07/10/2012).

MEMULAI HARI – Seorang Joki kuda wisata bernama Danu (berumur 32 tahun) dan kudanya sedang berjalan keluar dari kandang kuda untuk memulai harinya dengan bekerja. Kuda merupakan salah satu sarana transportasi yang ditawarkan dari masyarakat setempat bagi para wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata kampung Tengger yang berada di lereng gunung Bromo, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Timur. Foto oleh : William Adiputra de Jesus Tavares, (10/7/2012).

Bromo Mengepul

SMOKING STEAM – Mount Bromo seen smoke issuing sulfatar fungus is very beautiful. Thick smoke was able to soar as high as 800 meters from the crater and form a tail of smoke which leads to the northeast of the island of Java. Volcano located in the tourist area of ​​Bromo Tengger Semeru, Probolinggo, East Java suddenly spewed material vulkaniknya in November 2010 and remained until eight months later. This giant fungus appeared on July 10, 2011 in which event the actual eruption is rare. This activity is often used as objects of interest to tourists who come to visit the region. Photo by: William Adiputra JT (10/07/2011)

BROMO MENGEPUL – Gunung Bromo terlihat mengeluarkan cendawan asap sulfatar yang sangat indah. Asap tebal ini mampu membubung setinggi 800 meter dari kawahnya dan membentuk ekor asap yang mengarah ke timur laut pulau jawa. Gunung vulkanik yang berada di kawasan wisata Bromo, Tengger Semeru, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur ini tiba-tiba memuntahkan material vulkaniknya pada bulan November 2010 dan masih bertahan sampai 8 bulan setelahnya. Cendawan raksasa ini muncul pada 10 Juli 2011 dimana kejadian erupsi sebenarnya sudah jarang terjadi. Aktivitas ini kerap dijadikan objek menarik bagi wisatawan yang datang berkunjung ke kawasan ini. Foto oleh : William Adiputra JT (10/7/2011);

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s